My Liberation Notes
Sebenarnya jujur saja sudah lama saya tidak menonton drama "bagus". Meskipun "bagus" disini bermakna relatif. Saya suka sekali drama - drama bergenre slice of life, slow pace, dan di bumbuhi melo romance. Pertama kali mengikuti drama My Liberation Notes, saya benar-benar menonton on-going dari episode pertama. Seperti dugaan saya, saya memang sejatuh cinta itu pada My Liberation Notes. Mungkin orang lain banyak yang merasa bosan atau mengantuk saat menonton drama ini. Tetapi buat saya sendiri sebagai pencinta drama slice of life, drama ini benar-benar memberikan kesan yang mendalam. Cerita tentang lelahnya hidup, dinamika keluarga, hingga rasa kekosongan yang memang relate sekali dengan kehidupan yang sebenarnya. Ada banyak hal yang membuat saya sangat takjub dengan drama ini,
1. Writer
My Liberation Notes di tulis oleh penulis Park Hae Young. Tidak heran jika drama masterpiece ini memiliki naskah yang menurut saya sangat solid. Jika kita membahas kilas balik karya-karya Park Hae Young lainnya seperti My Mister dan Another Miss Oh, dimana kedua drama tersebut juga sangat kental akan genre slice of life. My Liberation notes memiliki dark vibe yang sangat kuat yang membuat saya mengingat kembali drama My Mister. Park Hae Young juga sangat berhasil menciptakan karakter yang sempurna untuk drama ini. Lucunya, ketiga drama penulis Park Hae Young yaitu My Mister, Another Miss Oh dan My Liberation Notes berhasil masuk pada top 10 drama terbaik dalam hidup saya. In conclusion, Park Hae Young. One of my favorite writers, ever.
2. Plot
My Liberation Notes memiliki naskah yang solid dan juga memiliki plot atau alur cerita yang rapi. Jujur saja My Liberation Notes memiliki alur cerita yang sangat sulit untuk saya tebak. Beberapa kali saya dibuat tercengang dengan alur cerita drama ini. Hal inilah yang membuat saya takjub dengan drama ini. Hal ini juga tidak lepas dari kehebatan director drama yaitu Kim Suk Yoon yang berhasil menyajikan alur cerita yang sangat berkesan untuk saya.
3. Actors
Siapa sih yang tidak terbawa perasaan oleh kemistri Yeom Mijeong dan Mr. Gu. Mungkin semua penonton akan berpendapat sama dengan saya. Bagaimana bisa seorang aktor berakting jatuh cinta sedalam Mijeong dan Mr. Gu, saya yakin hanya Kim Jiwon dan Son Suk Ku yang bisa. Setelah menonton drama ini saya menyadari bahwa pasangan ini merupakan gambaran hubungan yang saya butuhnya dalam hidup saya. Karakter Yeom Chang Hee juga memberikan kesan kuat pada saya. Saya rasa Lee Min Ki berhasil dalam memerankan karakter seorang anak tengah dengan sangat baik. Tidak lupa Lee El yang sangat baik dalam memerankan karakter Yeom Gi jeong, sehingga karakter Gi Jeong memberikan kesan yang unik dan genuine di mata saya. Dan lucunya mereka bertiga naturally terlihat seberti saudara kandung. Namun, akting Son Suk Ku lah yang menjadi pemenang best actor versi saya, bagaimana Son Suk Ku memerankan karakter yang seperti memiliki dua kepribadian. Detail akting Son Suk Ku juga sangat terlihat natural. Saya rasa untuk kedepanya Son Suk Ku akan banyak berhasil pada project film atau drama action yang menegangkan.
4. Character development
Hal selanjutnya yang menjadikan My Liberation Notes drama terbaik adalah character development para tokoh. Dari Mijeong yang merasa kosong menjadi Mijeong yang penuh akan rasa dicintai, Gi Jeong yang desperate dengan kisah cintanya akhirnya terbebas dengan cara menerima, Chang Hee yang berhasil menemukan arti hidupnya dan juga Mr. Gu yang perlahan akan meninggalkan alkohol dan kehidupan gelapnya.
5. Slow burn romance
Tidak dipungkiri bahwa kisah romansa Mijeong dan Mr. Gu banyak menjadi pusat perhatian saya. Bagaimana mereka bisa mencintai satu sama lain begitu dalam membuat saya ikut merasa jatuh cinta. Kisah cinta slow burn seperti ini adalah kisah cinta favorit saya, tidak perlu menunjukkan sentuhan fisik yang berlebihan namun nuansa romance dengan kuat tercipta.
6. Quotes/Dialog
Dialog dalam drama ini sangat kuat berupa puisi panjang yang indah. Tak hanya di sisipkan pada monolog tokoh, namun juga pada dialog yang dilakukan para tokoh. Bagaimana ungkapan cinta yang dalam juga membuat drama ini menjadi sangat istimewa dan berbeda dengan drama lainnya.
“for you, I am going to hope that youre never even catch a cold, I am going to hope that you don’t suffer a single day of being hungover.” - Yeom Mijeong
“Love is not enough. Worship me” - Yeom Mijeong
“I don’t know where I’m stuck but I want to break free. I wish I was genuinely happy.” -Yeom Mijeong
“Mari kita lanjutkan hidup karena sudah terlanjur dilahirkan.” - Yeom Mijeong
7. Lessons
Ada banyak hal yang saya pelajari dari drama ini bagaimana cara membebaskan diri dari hal yang menyakitkan, bagaimana cara menjalani hidup selangkah demi selangkah dengan mengumpulkan 5 menit kebahagiaan kecil dalam satu hari, dan bagaimana kita memulai sesuatu hal baru. Drama ini juga mengajarkan saya tentang kesederhanaan dalam mencintai, selayaknya Yeom Mijeong mencintai Mr. Gu dan seperti Mr. Gu memuja Yeom Mijeong.
8. Ending
Drama “bagus” menurut saya adalah drama dimana penonton berhak untuk memberikan interpretasi mereka dengan bebas. Ada banyak adegan pada My Liberation Notes dimana penulis memberikan kesempatan kepada penonton bagaimana mereka berimajinasi untuk menginterpretasikan adegan dan cerita. Menurut saya hal inilah yang menjadikan sebuah drama menjadi semakin menarik. Mungkin weekend depan akan terasa sangat kosong tanpa My Liberation Notes. Saya sangat benci perasaan di tinggalkan drama favorit saya seperti ini, But its okay lets just try to be happy 5 minutes a day. Jadi gimana kamu ingin terbebas dari apa?










Komentar
Posting Komentar